INTRODUCTION TO MIKROTIK PART 2

 

  Salah satu perangkat yang di sebut dengan router yaitu Router Mikrotik nah ini merupakan salah satu dari berberapa contoh Router Mikrotik. Router ini bertipe haplite router ini memiliki 4 buah port dimana untuk 1 adalah internet dan 2 sampai 4 untuk jaringan lokal. Router hap lite menggunakan tipe power USB seperti hp kita. Router ini juga mempunyai lampu indikator untuk memastikan setiap ether aktif atau tidak. 


Tabel Subnetting

Mengkases MikroTik RouterOS

Winbox

1. Cara paling mudah dalam mengakses dan

mengkonfigurasi MikroTik adalah menggunakan

winbox

2. Winbox dapat didapatkan dari:

a. Web www.mikrotik.com

b. Via http/web IP atau domain Router MikroTik

c. Copy dari media penyimpanan

Default Setting RouterBoard 

1. RouterBoard (RB) baru, atau setelah di reset defualt , memiliki default konfigurasi dari pabrikannya yaitu : 192.168.88.x

LAB – Konek Router 

 1. Hubungkan Komputer dengan Router Mikrotik

 2. Buka Aplikasi Winbox 

3. Login Dengan MAC-Address

 4. User=admin Password=“kosong” E4:8D:8C:26:0C:C1 ETHER 1 E4:8D:8C:26:0C:C5 ETHER 5

LAB – Konek Router

LAB – Konek Router

LAB – Hapus Semua Configurasi Pabrik

 1. Pastikan sudah terhubung ke Mikrotik dengan Winbox

 2. Pilih Menu System

 3. Reset Configuration

LAB - Skema

LAB - Setting IP LAN

Setting IP Client

Test Koneksi 

1. Mikrotik Ke Client



Test Koneksi

 1. Client Ke Mikrotik 


WebFig


 


Graphing


 1. Di MikroTik ada Tools monitoring nya ada yang bernama Graphing ( MRTG ) 

 2. Bisa diaktifkan dengan cara Tools – Graphing  




Konfigurasi Via Terminal

1. Dalam kondisi tertentu remote dan konfigurasi via GUI tidak memungkinkan dikarenakan hal-hal seperti; keterbatasan bandwidth, kebutuhan untuk running script, remote via ..x console, dll.

 2. Remote & konfigurasi terminal bisa dilakukan dengan cara:

 a. Telnet ( via IP port 23, non secure connection)
 b. SSH ( via IP Port 22, lebih secure dari telnet)
 c. Serial console (kabel serial)


LAB-Telnet & SSH



Lisensi Mikrotik

 1. Fitur-fitur RouterOS ditentukan oleh level lisensi yang melekat pada perangkat

 2. Level dari lisensi juga menentukan batasan upgrade packet.

 3. Lisensi melekat pada storage/media penyimpanan (ex. Hardisk, NAND, USB, Compact Flash)

 4. Bila media penyimpanan diformat dengan non MikroTik, maka lisensi akan hilang 


Versi dan Lisensi Mikrotik




 
Lab – Cek Lisensi OS Mikrotik

 1. System => Licences 

Komentar